oleh

Rumah Kreatif dan Coffee Lab di Mlandi Wonosobo Diresmikan

WONOSOBO – Rumah Kreatif dan Laboratorium Kopi (Coffe  Lab) di Mlandi Garung  Wonosobo diresmikan Kepala Pabrik PT Tirta Investama Wonosobo M Sunarno, Rabu (2/12). Coffee Lab dan Rumah Kreatif di Mlandi akan menjadi rumah belajar bagi untuk proses roasting (mengolah), pengemasan dan cara penyajian kopi yang benar dengan teknologi modern.

Rumah Kreatif dan Coffee Lab digagas dan dirintis bareng antara PT Tirta Investama, LPTP Surakarta, Sekolah Lapang Konservasi “Abdi Bumi”, Nirudaya Jakarta dan pelaku kopi di Desa Mlandi.

Kepala Pabrik PT Tirta Investama M Sunarno kepada suarabaru.id grup siberindo.co menyatakan selain di Wonosobo, program konservasi kopi juga dilakukan di Tanggamus (Lampung), Pandaan (Pasuruan Jatim), dan Mambal (Bali).

“Program konservasi kopi digulirkan di wilayah yang menjadi tangkapan air tertinggi. Program ini punya dua target sekaligus. Yakni kelestarian alam terjaga dan peningkatan ekonomi bagi petani serta produsen kopi,” cetusnya.

Gerakan Pelihara

Usai meresmikan Coffee Lab, dilanjutkan dengan program penanaman kopi di lahan Perhutani Sejajar di Tedunan Mlandi. Ada 250 pohon yang ditanam, 200 pohon kopi dan 50 tanaman buah-buahan.

Baca Juga  Bukannya turun Elektabilitas Dedie Rachim, malah melonjak pesat!

Koordinator LPTP Surakarta di Wonosobo Wawan Anis Sofwan mengatakan pohon kopi bisa dipanen setelah ditanam dua tahun lebih. Jenis tanah dan iklim di sekitar Mlandi sangat cocok untuk budidaya tanaman kopi.

“Kopi Mlandi kini diberi brand Kopi Tirto. Warga menanam,  mengolah dan dapat menyajikan kopi sendiri. Pemasaran ke luar daerah akan dibantu steakholder terkait. LPTP membantu pendampingan budidaya hingga pengolahan kopi,” ujarnya.

Baca Juga  Kantor Disduk Capil Magelang Ditutup, Semua Pegawai Di-‘Swab Test’

Danramil 04/Garung Kapten Inf Sutarto yang ikut progam penanaman, meminta bibit kopi yang baru ditanam harus diikuti gerakan pemeliharaan. Sebab jika hanya ditanam tanpa ada pemeliharaan hasil tidak maksimal.

“Anggota TNI bersama warga setempat siap terlibat aktif dalam gerakan pemeliharaan tanaman kopi di wilayah pegunungan. Apalagi ada target untuk kelestarian alam dan peningkatan ekonomi warga sekitar, pasti TNI mendukung,” tegasnya.

Muharno Zarka-wied

News Feed