oleh

Bupati Kendal Sambut Baik Investasi PT Ausilabs Pharma Indonesia

JATENG.SIBERINDO.CO – Pemerintah Kabupaten Kendal menyambut baik pembangunan pabrik PT Ausilabs Pharma Indonesia di Kawasan Desa Mororejo, Kecamatan Kaliwungu.

Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari menyambut baik, sekaligus mendukung pembangunan pabrik PT Ausilabs Pharma Indonesia. Kehadiran investasi baru di Kabupaten Kendal diharapkan semakin memperkuat aktivitas industri, sekaligus memberikan dampak nyata terhadap perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, Kabupaten Kendal merupakan salah satu daerah penyangga ekonomi di Jawa Tengah, yang memiliki potensi untuk terus dikembangkan. Hal tersebut tercermin dari sejumlah capaian pembangunan, khususnya dalam pertumbuhan ekonomi dan investasi.

Baca Juga  DPR Nilai Tepat Strategi KSAD Soal Penanganan Konflik Papua

“Capaian tersebut menunjukkan bahwa pembangunan Kendal terus bergerak ke arah yang positif. Hal ini tidak terlepas dari sinergi seluruh pihak dalam mendorong investasi, aktivitas industri, serta pertumbuhan berbagai sektor ekonomi di Kabupaten Kendal,” tutur Mbak Tika, sapaan akrabnya pada peletakan batu pertama PT Ausilabs Pharma Indonesia, Rabu (7/10/2026).

Disampaikan, pihaknya berkomitmen akan terus menciptakan iklim investasi yang kondusif, aman, dan responsif. Kemudahan berusaha juga menjadi perhatian melalui pelayanan birokrasi yang cepat dan transparan.

Baca Juga  HPN 2023: Firdaus Kawal Ekspedisi Danau Toba 4-7 Februari

“Kami akan memastikan kemudahan berbisnis melalui pelayanan birokrasi yang cepat dan transparan, agar kolaborasi berjalan beriringan demi kemajuan bersama,” tuturnya.

Dia berharap, kehadiran PT Ausilabs Pharma Indonesia dapat memberikan dampak positif bagi Kabupaten Kendal, terutama melalui peningkatan aktivitas industry, khususnya sektor farmasi dan alat Kesehatan, serta pembukaan lapangan kerja baru.

Baca Juga  Pemimpin yang Hebat Dicintai Anak Buah dan Mencintai Anak Buah

Sementara itu, Komisaris PT Ausilabs Pharma Indonesia, Jebul Suroso menjelaskan, pembangunan pabrik tersebut merupakan kemitraan antara pihak dari Singapura, India, dan Indonesia.

Disampaikan, pembangunan awal pabrik berada di lahan seluas sekitar 7 ribu meter persegi dan akan dikembangkan, seiring dengan kebutuhan ke depan.(***)

News Feed