oleh

Polisi Singapura Temukan Mayat Mengapung, Diduga Kapten Kapal Tugboat Multi Sahabat 8

TANJUNGPINANG. Police Marine Singapura menemukan mayat mengapung di Perairan Singapura, Sabtu (27/6) siang.

Mayat itu diduga Bambang Hardiono, kapten kapal Tugboat Multi Sahabat 8 yang tenggelam di Perairan Batu Ampar, Batam, Kepulauan Riau, Rabu (24/6) kemarin.

“Kita menerima informasi sekira pukul 14.30 Wib,” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Tanjungpinang Mu’min Maulana, Sabtu (27/6).

Baca Juga  Mahasiswa UNRI membuat 'Alat Hand Sanitizer tanpa sentuh'

“Jenazah dalam kondisi meninggal dunia, selanjutnya di evakuasi menuju Kantor Police Marine Singapure untuk proses pemeriksaan,” lanjut Mu’min.

Mu’min mengatakan, setelah melaksanakan koordinasi kepada pihak keluarga, agen dan keterangan empat korban yang selamat, mayat yang ditemukan itu diduga kapten kapal Tugboat yang dicari Tim SAR Gabungan.

“Operasi SAR dihentikan sementara dan dilanjutkan pemantauan, sambil menunggu hasil pemeriksaan oleh pihak Police Marine Singapure,” imbuhnya.

Baca Juga  MUI dan DPR Apresiasi KSAD Jenderal Dudung Bangun Mesjid Syarif Abdurahman Cirebon

Sebelumnya, Kapal Tugboat Multi Sahabat 8 dilaporkan tenggelam di Perairan Batu Ampar, Batam, Kepulauan Riau, Rabu (24/6).

“Kita terima informasi dari VTS Batam bapak Dery sekira pukul 16.00 Wib,” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Tanjungpinang Mu’min Maulana.

Dari informasi tersebut, Tug Boat tersebut tenggelam sekira pukul 14.10 Wib saat melaksanakan pemasangan Vender Kapal MT Clear Ocean Appolon 11.

Baca Juga  Solo Vaksin COVID-19 Peserta Piala Menpora 2021

Menurutnya, empat korban berhasil selamat dalam peristiwa tersebut, sedangkan satu orang masih dalam pencarian.

“Korban dalam pencarian itu kapten kapal bernama Bambang Hardiono,” ujarnya.

(Sahrul/Barometerrakyat)

Komentar

News Feed