oleh

Semen Gresik Pertahankan Bendera Emas Surveillance ISO 45001:2018

REMBANG  – Bendera emas Surveillance ISO 45001:2018 dan PP No. 50 Tahun 2012 tentang Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan kerja (SMK3) dengan nilai 94,57PT Semen Gresik (SG) kembali dipertahankan untuk.

Kedua pencapaian ini berhasil didapatkan setelah menjalani proses sertifikasi audit dan surveillance audit pada Senin, (09/11) hingga Selasa, (10/11) bersama Lembaga Sertifikasi dari PT Superintending Company of Indonesia (SUCOFINDO).

Dalam kesempatan yang sama SG juga berhasil memperoleh sertifikasi ISO 50001:2018 tentang sistem manajemen energi. Pada Sertifikasi Audit ISO 45001:2018 tentang SMK3 dan PP No. 50 tahun 2012, Semen Gresik sebelumnya telah memperoleh bendera emas di tahun 2019, dan di tahun ini kepercayaan itu kembali didapatkan.

Baca Juga  Minggu Ini Kabupaten Magelang Kini Sudah Zona Oranye

Selain sebagai standar penerapan keselamatan dan kesehatan kerja karyawan, pemenuhan PP No. 50 Tahun 2012 ini terkait kewajiban dari peraturan nasional, di mana perusahaan yang mempunyai 100 karyawan atau lebih dan yang memiliki risiko tinggi wajib menerapkan SMK3.

Taufik Susanto, Pgs Kepala Unit Sistem Manajemen SG,  dalam rilis nyang dikirim ke suarabaru.id grup siberindo.co. menjelaskan hasil dari audit ini menjadi pencapaian penting bagi SG dalam mempertahankan standar penerapan SMK3 secara optimal.

“Alhamdulillah, Semen Gresik mampu mempertahankan pencapaian Bendera Emas atau level tertinggi dalam penerapan SMK3 ini. Tentunya melalui upaya dan komitmen bersama dalam penerapan zero accident serta penciptaan lingkungan kerja yang aman serta sehat di seluruh lokasi kerja Semen Gresik.” ujarnya.

Baca Juga  Ganjar Marah-Marah di Kantin DPRD; Ketua DPRD: Tak Perlu Berlebihan

Dalam pencapaian sertifikasi ISO 50001:2018 tentang sistem manajemen energi, persiapan dan tahapan sertifikasi ini dilakukan dengan cara yang sistematis dengan pelaksanaan yang matang.

Para pekerja di pabrik Semen Gresik di Gunem, Rembang. Foto: Humas SG

“Tahapan sertifikasi ISO 50001:2018 tentang energi ini cukup berbeda dengan sistem manajemen lain. Paling utama adalah meningkatkan awareness kepada seluruh karyawan. Kemudian melakukan gap analysist terhadap persyaratan yang ada, melengkapi dokumen yang dibutuhkan, menyiapkan kompetensi manager energi melalui pelatihan, audit teknis dan audit internal hingga akhirnya Semen Gresik dinyatakan berhasil meraih sertifikasi energi ini,“ kata Taufik Susanto.

Baca Juga  11 Kasus Diungkap 10 Tersangka Ditangkap Polres Temanggung

Semen Gresik dalam upaya menerapkan sistem manajemen energi secara konsisten memiliki berbagai strategi, yaitu dengan sosialisasi kepada seluruh unit kerja, mengadakan audit internal dan melakukan rapat tinjauan manajemen secara berkala.

Upaya ini untuk memastikan standar operasional prosedur dalam konservasi energi dan langkah optimalisasi penggunaannya dapat diterapkan oleh seluruh karyawan perusahaan secara konsisten. Sehingga mampu mendukung keunggulan operasional dan menunjang efisiensi yang signifikan dalam segala lini.

Widiyartono R

 

News Feed