oleh

Seorang Warga Kebumen Jadi Korban Jatuhnya Sriwijaya Air

KEBUMEN (SUARABARU.ID) – Seorang warga Kebumen Jawa Tengah menjadi salah satu korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air di kawasan perairan Kepulauan Seribu. Arifin Ilyas (27), warga Desa Ampih, Kecamatan Buluspesantren, Kebumen yang menjadi salah satu korban penerbangan Sriwijaya Air SJ 182 Jakarta-Pontianak adalah pekerja alat berat yang sedang ditugaskan perusahaan di Pontianak.

Kepastian adanya satu warga Kebumen menjadi korban Sriwijaya Air yang hilang dan diduga terjatuh di kawasan peraian Pulau Laki, Kepulauan Seribu itu disampaikan langsung oleh Camat Buluspesantren Drs Budhi Suwanto MSi kepada Suarabaru.id grup siberindo.co, Minggu (10/1/2021).

Menurut keterangan Budhi Suwanto, Arifin Ilyas memang baru pulang cuti tahun baru, dan ditugaskan oleh perusahaan alat berat ke Pontianak. Bapak satu anak itu bekerja di perusahaan alat berat PT Prima Sarana Mustika.

Korban beristrikan warga Desa Pekuwon, Kecamatan Adimulyo, dan saat ini baru memiliki satu anak. Mengutip keterangan dari keluarga Arifin Ilyas, pihak keluarga telah dijemput oleh perusahaan dan dibawa ke Crisis Center Jakarta.

BACA JUGA:  Tiga Tahun Beroperasi, Semen Gresik Bangun Infrastruktur Desa Sekitar Pabrik

“Keluarga korban baru berangkat ke Jakarta menggunakan travel. Yang berangkat orang tua koban, istri dan paman korban. Mohon doanya Pak,”ujar Camat Buluspesantren yang juga mantan Kabag Humas dan Protokol Setda Kebumen itu.

Budhi Suwanto mengakui, pihak keluarga di Kebumen pun sampai saat ini masih kebingungan dan panik menerima berita kecelakaan pesawat terbang tersebut. Namun diipastikan untuk transportasi keluarga korban Kebumen-Jakarta hingga akomodasi selama menunggu evakuasi korban, ditanggung pihak perusahaan dan Sriwijaya Air.

BACA JUGA:  Mayat Perempuan Tanpa Identitas Mengapung di Banjir Kanal Timur

Komper Wardopo-wied

 

News Feed