JEPARA– Muharen ( 40 th ), nelayan yang tinggal di Desa Karangaji, RT.09 RW.03 Kecamatan Kedung Kabupaten Jepara, Jawa Tengah hilang saat melaut, sejak 5 September 2020 jam 05.00 berangkat melaut.
Jika ia berangkat pagi biasanya selepas siang ia telah kembali. Ternyata, sampai Rabu hari ini (9/9) Muharen belum juga pulang. Diduga, perahu yang ditumpanginya tenggelam.
Muharen, duda beranak satu ini berangkat sendiri dengan menggunakan sampan dengan ciri-ciri bagian depan hijau, bagian belakang merah, pucuk linggi warna putih. “Ia berangkat dari Desa Karangaji, Kedung Jepara untuk memancing ke arah Karimunjawa,” ujar Petinggi Karangaji Abdillah Fadlol.
Namun karena sampai tanggal 7 September tidak pulang, akhirnya dilaporkan ke BPBD Jepara. Abdillah Fadlol yang dihubungi suarabaru.id Selasa malam menjelaskan, sampai malam ini Muharen belum ditemukan. “Dis amping BPBD dan Tim SAR Gabungan, nelayan dari Desa Karangaji juga melakukan pencarian. Hari ini pencarian dilakukan dengan melibatkan 8 buah perahu.,” ujarnya.
Pencarian juga dilakukan dengan meminta informasi para nelayan yang baru saja pulang melaut diberbagai tempat. Termasuk perahu dan kapan yang dari Karimunjawa “ Namun sejauh ini belum ada titik terang,” ujarnya. Hari ini,Rabu 9 September 2020 Tim SAR Gabungan juga diturunkan untuk melakukan pencarian.
Hadepe











Komentar