WONOGIRI – Tim Covid Kabupaten Wonogiri kembali memakamkan jenazah yang meninggal akibat virus corona, Minggu (8/11). Ini adalah jenazah yan ke-34 dalam waktu 57 hari terkahir.
Pemakaman jenazah dilakukan dengan protokol kesehatan (Prokes) pencegahan wabah virus corona.Ini menjadi pemakaman jenazah pasien rumah sakit, yang prosesi penguburannya dilaksanakan secara Prokes 34 kalinya dalam kurun waktu 57 hari terakhir ini di Kabupapten Wonogiri.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wonogiri, Bambang Haryanto, menyatakan, jenazah yang dimakaman Minggu (8/11) adalah pasien dari RSUD Kabupaten Wonogiri, lelaki berinisial S (54), warga Dusun Geneng, Desa Tambak Merang, Kecamatan Girimarto, Kabupaten Wonogiri.
Pemulasaraan Jenazah
Bambang Haryanto, yang menjabat sebagai Pimpinan Pusat Komando Pengendali (Puskodal) percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Wonogiri, seperti dikutip suarabaru.id grup siberindo.co menyebutkan, pemulasaraan jenazah (pangrukti layon) dilakukan oleh Tim Medis RSUD Dokter Soediran Mangun Sumarso Kabupaten Wonogiri.
Kemudian prosesi pemakamannya dilakukan secara protokol kesehatan oleh Tim Pemakaman Satuan Tugas Covid Kabupaten Wonogiri. Terdiri atas personel dari BPBD Kabupaten Wonogiri, prajurit TNI Kodim 0728 dan anggota Polres Wonogiri. Melibatkan pula relawan dari Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Wonogiri.
Menandai selesainya tugas pemakaman jenazah secara Prokes, Tim Covid Kabupaten Wonogiri melakukan doa bersama untuk almarhum.
Prosesi penguburannya dilakukan mulai Pukul 10.00 Wib dan selesai pukul 11.00 di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Tambak Merang, Kecamatan Girimarto (sekitar 30 Kilometer arah timur laut Ibukota Kabupaten Wonogiri).
Hadir menyaksikan pemakaman, jajaran Forkompincam Girimarto, personel tenaga kesehatan (Nakes) Puskesmas Girimarto, aparat Pemerintah Desa Tambakmerang beserta perwakilan dari keluarga almarhum.
Bambang Pur










