JEPARA – Anggota keluarga Asisten II Sekda Jepara bidang Perekomonian dan Pembangunan Ir Ashar Ekanto juga terpapar covid-19. Ashar ekanto meninggal akibat Covid-19 Rabu (6/1/2021) di RS Dr Moewardi Surakarta.
Sebelum dibawa ke RS Moewardi Surakarta, 26 Desember 2020 lalu almarhum dirawat di RSUD RA Kartini Jepara. Karena kondisi memburuk kemudian dirujuk ke RS Moewardi.
Sebelumnya istri almarhum, Ir Farikhah Elida juga telah diumumkan terkonfirmasi Covid-19. Namun Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jepara ini telah dinyatakan sembuh dan selesai menjalani perawatan dan isolasi.
Indormasi yang diterima semalam juga menyebutkan, beberapa anggota keluarga mantan Ashar Ekanto juga terpapar covid-19.
“Kami mohon dukungan doa dari seluruh warga Jepara untuk kesembuhan dan pemulihan keluarga almarhum. Semoga amal ibadahnya diterima Allah dan keluarga diberikan kekuatan dan kesembuhan,” ujar Sekda Jepara, Edy Sujatmiko, SSos, MM, MH melalui pesan WhatsApp.

BACA JUGA Asisten II Sekda Jepara Meninggal Akibat Covid-19
Pelepasan jenazah dilkakukan oleh Bupati Jepara Dian Kristiandi S.Sos di halaman Kantor Setda Jepara. Disamping itu dilakukan sholat jenazah yang dipimpin oleh Ketua MUI Jepara, Dr KH Mashudi.
Dalam kata pelepasannya, Bupati Dian Kristiandi mengungkapkan rasa duka cita yang sangat mendalam atas kepergian almahum. “Bukan hanya keluarga yang kehilangan, seluruh keluarga besar Pemerintah Kabupaten Jepara dan bahkan masyarakat Jepara juga merasa kehilangan” ujar Dian Kristandi.
Sedangkan warga Perumahan Bukit Asri, tempat dimana almarhum tinggal dapat melakukan shalat jenazah di Masjid Perumahan Bukit Asri, sebelah kantor Kementerian Agama Jepara.
Tenaga Kesehatan
Bersamaan dengan pengumuman tentang anggota keluarga Ir Ashar ekanto yang terkonfirmasi positif covid-19, juga ada kabar terdapat klaster keluarga dari seorang tenaga kesehatan yang melakukan pernikahan. Pada malam harinya diumumkan terkonfirmasi covid-19.
Kasus klaster keluarga seperti ini juga pernah dialami oleh aktivis perempuan Ana Khomsanah Damiri. Tiga anggota keluarganya meninggal karena keganasan virus Corona. Sementara Ana Khomsanah Damiri bersama suami, anak dan sejumlah keluarga juga terkonfirmasi covid-19.
Hadepe-ua










