oleh

Rekayasa Lalu Lintas Jembatan Sawunggaling

Surabaya – Usai diresmikan pada Sabtu (1/5), Jembatan Sawunggaling yang menghubungkan frontage road sisi barat Jalan Raya Wonokromo dengan Jalan Gunungsari sudah bisa dilewati kendaraan. Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya kini menyiapkan rekayasa lalu lintas di sekitar jembatan tersebut.

Rekayasa lalu lintas ini untuk mengatasi bottleneck atau penyempitan di Jalan Wonokromo.

“Saat ini kendaraan dari Jalan Wonokromo yang akan menuju ke Jalan Gunungsari dan Terminal Intermoda Joyoboyo (TIJ), dapat langsung lurus melewati Jembatan Sawunggaling,” kata Kepala Dishub Surabaya, Irvan Wahyudrajad saat dihubungi, Selasa (4/5/2021).

Baca Juga  Kepala Bappenas Berharap 2022 Jadi Tahun Kunci Pemulihan Ekonomi RI

Bagi kendaraan yang menuju arah Jalan Darmo atau Jalan Diponegoro, tetap bisa melewati dua jembatan lama..

“Jadi ada dua jembatan lama, tinggi dan rendah. Itu masing-masing memiliki tiga dan satu lajur,” ujarnya.

Sementara untuk kendaraan yang akan menuju Polsek Wonokromo, Irvan mengatakan dapat melewati Jembatan Sawunggaling. Sama halnya ketika angkutan umum yang akan masuk ke Terminal Intermoda Joyoboyo (TIJ) dari arah Jalan Wonokromo, dapat melewati ikon baru Surabaya tersebut.

“Jadi, mau ke arah Jalan Gunung Sari, Wiyung dan Mastrip itu dapat melewati Jembatan Sawunggaling. Mau ke arah TIJ dan Polsek Wonokromo juga dapat melewati Jembatan Sawunggaling,” jelasnya.

Baca Juga  Baru 80 Persen PDAM Tebo Layani Pelanggan

Arus lalu lintas di jembatan yang memiliki panjang 136 meter itu hanya diberlakukan sistem satu arah. Yakni, dari arah selatan menuju ke utara.

“Kemudian untuk Jalan Pulo Wonokromo, diberlakukan satu arah (masuk ke dalam), kecuali bagi roda 2,” ujarnya.

Irvan menjelaskan, dalam pekan ini, pihaknya terus mensosialisasikan rekayasa lalu lintas di Jembatan Sawunggaling kepada masyarakat. Sebab, dari hasil evaluasinya, masih ada beberapa kendaraan yang memang ingin melewati Jembatan Sawunggaling tapi tujuannya ke arah Jalan Darmo dan Diponegoro.

Baca Juga  TNI AL Perketat Pengamanan Pintu Masuk Pelabuhan Pulau Baai

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak parkir di tepi jalan sekitar Jembatan Sawunggaling. Karena, berdasarkan catatan Dishub Surabaya, sejak dibukanya jembatan baru ini, terpantau beberapa pengendara masih memarkir kendaraannya di bawah rambu larangan parkir sekitar jembatan.

“Kami juga sosialisasikan kepada warga agar tidak parkir di tepi jalan. Karena dapat menghambat laju kendaraan yang akan ke arah Jembatan Sawunggaling. Itu kita tertibkan juga,” pungkasnya. (*/cr4)

 

Sumber : news.detik.com

News Feed