oleh

70 Orang Anggota dan Staf DPRD Jepara Besok akan Jalani Tes Swab

JEPARA (JATENG.SIBERINDO – Tim Gugus Tugas Percepatan Pengananan Covid-19 Jepara, Senin 3 Agustus 2020, telah melakukan tracing atau pelacakan kontak erat  pascameninggalnya Ketua DPRD Jepara H. Iman Zusdi Ghozali, SH Sabtu lalu, di RSPAD Gatot Subroto Jakarta.  Ketua DPRD Jepara dari PPP ini terkonfirmasi covid-19.

Berdasarkan koordinasi dengan Gugus Tugas terkait  penelusuran kontak erat dengan almarhum, menurut Sekretaris DPRD, Sutrisno Santoso Selasa besuk akan dilakukan tes swab terhadap 49 anggota DPRD dan 21 orang staf di Sekretariat DPRD Jepara.

Baca Juga  Perangkat Desa Jualan Miras Digerebek Satpol PP

Baca juga https://jateng.siberindo.co/02/08/2020/ketua-meninggal-karena-covid-19-12-staf-sekretariat-dprd-jepara-karantina-mandiri/

Sementara terkait dengan pelacakan kontak erat di lingkungan keluarga baik di Kelet, Bangsri, Bapangan dan Ngasem menurut Juru Bicara GTPP Jepara, dr Fakhrudin terus dilakukan. “Mereka yang memiliki gejala atau suspek akan diambil swab,” ujar Fahruddin.

Sedangkan relasi yang  bertemu dengan almarhum dan  tidak terpantau oleh tim, Fahruddin minta agar melakukan isolasi mandiri dan berkoordinasi dengan petugas puskesmas terdekat.

Baca Juga  Taufiqurrahman Ruki Sebut Keinginan Penggagas Provinsi Banten Belum Sepenuhnya Terwujud

Batasi Tamu

Sutrisno Santoso juga menjelaskan, untuk pegawai bagian keuangan saat ini semuanya sudah melakukan isolasi mandiri. Ruangan sementara waktu juga dikosongkan untuk disterilkan. Begitu juga ruangan Ketua DPRD Jepara Iman Zusdi Ghozali masih tertutup rapat usai didekontaminasi.

“Total ada 11 karyawan di sekretariat dewan yang melakukan isolasi mandiri. Termasuk mereka yang mengikuti kujungan kerja ke Cirebon beberapa waktu lalu,” kata dia.

Baca Juga  Pengurusan Banjir Demak Terus Dilakukan

Berdasarkan pantauan SUARABARU.ID,  Senin pagi aktivitas di Kantor DPRD tetap berjalan seperti biasa. Hanya saja protokoler kesehatan lebih diperketat. Selai diberikan bilik sterilisasi, tamu yang berkunjung ke juga akan dibatasi. Kegiatan audiensi juga akan dibatasi maksimal 10 orang.  “Tamu tidak akan diterima di ruangan. Melainkan disiapkan lobi khusus untuk ruang tamu.,” kata dia

Hadepe-suarabaru.id

Sutrisno Santoso, Sekretaris DPRD Jepara

Komentar

News Feed